Desember 2015 saya pergi sendiri ke Awashima Jinja. Kuil Shinto yang terletak di dekat laut ini terkenal akan boneka - bonekanya yang cukup membuat merinding. Orang Jepang percaya bahwa setiap boneka memiliki jiwa, maka boneka tidak dapat dibuang begitu saja karena dipercaya akan menghantui orang yang membuangnya seperti hantu. Yang paling populer di kuil ini adalah Hina Ningyou / boneka anak perempuan. Mata boneka ini terlihat hidup karena terbuat dari kaca. Kuil ini rutin mengadakan festival boneka Hina Nagashi setiap tanggal 3 Maret, dimana boneka - boneka Hina Ningyou akan ditempatkan di sebuat kapal kecil kemudian dilarung ke laut.
Dari Stasiun Wakayama - Shi saya membeli tiket ke Stasiun Kada seharga 330 Yen. Perjalanan dengan kereta memakan waktu kurang lebih 5 menit. Sesampainya di Stasiun Kada, dilanjutkan dengan berjalan kaki 1.5 kilometer (dengan bantuan Google Map😀). Perjalanan menuju Awashima Jinja disuguhi dengan pemandangan laut yang indah.
 |
| Gerbang / Toori Awashima Jinja |
 |
| Awashima Jinja |
Sesampainya di Awashima Jinja, banyak orang berkumpul dan berdoa. Saya melihat - lihat sekitar kuil. Tak hanya Hina Ningyou, ada pula boneka pengantin, boneka rubah, topeng, Maneki Neko, dan lain sebagainya. Kuil ini juga mempunyai tempat penyimpanan boneka di bawah tanah, tetapi tidak dibuka untuk umum.
Sepuasnya mengunjungi kuil, saya memutuskan untuk melihat - lihat pemandangan laut. di pinggiran dek terlihat banyak orang sedang memancing. Melewati sebuah toko es krim, saya memutuskan untuk membeli. Bagi saya es krim terasa enak meskipun dinikmati saat musim dingin😉. Di depan toko tersebut dipajang boneka Hina Ningyou lengkap.
Ini bukannua serem ya kak?
BalasHapusserem sih tapi sesekali lah ..
Hapusserem amat itu yg boneka numpuk ._.
BalasHapussebenernya bonekanya sih cakep".. cuma entahlah haha
Hapus