Waktu itu saya merasa perlu hiburan. Ingin jalan - jalan agak jauh entah kemana. Tapi teman - teman yang biasa diajak untuk jalan bersama
Berangkatlah saya dari apartemen ke Stasiun Wakayama JR. Dari Stasiun Wakayama JR harus pindah kereta dahulu di Tennouji (Osaka), baru ke Nara. Total perjalanan pergi memakan waktu sekitar 2 jam. Sesampainya di Stasiun Nara, saya berjalan kaki lagi ke Nara Park yang berjarak sekitar 2,1 kilometer 😌 (sebenarnya tidak harus berjalan kaki, ada pilihan naik taksi atau bus). Stasiun Nara juga menyediakan wifi gratis, lho😃.
Nara Park yang terkenal akan rusanya berada di kaki Gunung Wasakusa, dengan luas 660 hektar. Menurut legenda, saat ditemukan kuil Kasuga Taisha pada tahun 710 oleh Klan Fujiwara, mereka mengundang seorang Dewa dari Kashima (Ibaraki). Dewa tersebut datang dengan mengendarai seekor rusa putih.
Pada masa itu (710) ibukota dipindahkan dari Fujiwara - kyou (Kashihara) ke Heijou - kyou, dengan mencontoh ibukota Chang'an (Xi'an) di China.
![]() |
| Stasiun Nara |
![]() |
| pertokoan sepanjang jalan |
![]() |
| Kolam Sarusawa |
Di bagian depan Nara Park terdapat kuil Kofukuji yang dibangun oleh Klan Fujiwara pada abad ke 8. Pagoda 5 tingkatnya dikatakan sebagai urutan ke 2 pagoda tua tertinggi di Jepang. Pagoda ini pernah terbakar 5 kali sejak pembangunannya. Pagoda yang ada sekarang dibangun ulang pada tahun 1426.
![]() |
| kuil Kofukuji |
Saat sampai ke salah satu bagian taman (Nara Park sangat luas), banyak berkumpul rusa. Nara terkenal akan rusa - rusanya. Disana dijual kue khusus untuk memberi makan rusa yang dinamakan shika senbei. 1 ikat shika senbei dijual seharga 150 yen. Saya pun memutuskan untuk membeli, mencoba untuk memberi makan rusa. Ikatan yang mengikat shika senbei saja belum saya buka, tiba - tiba salah satu rusa melompat keluar dari pagar rendah dan menghampiri minta makan. Rusa - rusa ini cukup agresif saat mencium bau shika senbei. Bahkan terkadang menggigit.
![]() |
| shika senbei |
![]() |
| rusa - rusa di taman |
Setelah cukup puas memberi makan dan memfoto rusa, saya pergi mencari oleh - oleh. Semua oleh - oleh disini hampir semuanya bertemakan rusa dan dewa rusa. Setelah itu saya memutuskan untuk pulang karena cuaca mendung.
![]() |
| bungkusan kue |
![]() |
| kue bertemakan rusa |
Di stasiun, saya bingung apakah kereta yang mau saya naiki sudah benar. Saya memutuskan untuk bertanya kepada seorang ibu, kereta mana yang harusnya saya naiki menuju Tennouji. Saya malah diajak mengobrol oleh ibu tersebut dalam kereta. Ketika hampir mau sampai ke stasiun tujuannya, tiba - tiba ia memberi saya nomor teleponnya. "denwa shite kudasaine" ("telepon saya ya"), ujarnya. Kami pun berpisah.
Sampai di Tennouji, hujan turun lebat. Tadinya saya ingin coba mampir ke Tennouji Zoo, namun apa boleh buat. Dari Tennouji saya langsung bertolak pulang menuju Wakayama.














